Teknik Pijat Tradisional Berbagai Negara

 Artikel

Teknik Pijat Tradisional Berbagai Negara

Saat badan pegal-pegal atau ada bagian tubuh yang keseleo, menggunakan Teknik Pijat Tradisional bisa dijadikan pilihan. Pijat tradisional banyak dipilih masyarakat karena metode ini biasanya langsung terasa khasiatnya dibandingkan dengan cara medis. Meskipun begitu, tak semua orang bisa melakukan teknik memijat dengan benar. Diperlukan keahlian dan sertifikat resmi bahwa orang tersebut dapat memijat. Setiap negara memiliki teknik memijat yang berbeda-beda.

Beberapa Teknik Pijat Tradisional dari Berbagai Negara

  1. Swedia

Teknik Pijat Tradisional Swedia cukup banyak diminati oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Meskipun dikenal dengan nama pijat Swedia, teknik memijat ini asalnya dari Belanda. Namun, dikembangkan di Swedia sejak 200 tahun lalu. Tujuan pijat Swedia ini adalah untuk mengurangi tingkat stres. Tak hanya itu, teknik ini juga dapat merelaksasi serta menenangkan pikiran. Kombinasi pijatan yang diterapkan adalah peremasan, gerakan memotong dan pemukulan melingkar. Dengan kombinasi pijat tersebut, ketegangan otot akan berkurang. Saat pemijatan biasanya dibalurkan minyak esensial pada bagian tubuh yang dipijit agar terasa rileks.

  1. China

Teknik pijat selanjutnya adalah Shiatsu. Teknik memijat ini sudah ada di China sejak 8000 tahun. Saking populernya, teknik ini banyak diterapkan oleh negara-negara Asia hingga Barat. Shiatsu merupakan pijat terapi yang sering digunakan untuk mengatasi masalah nyeri pada punggung. Tak hanya itu, teknik ini juga dapat merileksasi tubuh agar mood bangkit kembali. Teknik pemijatan ini pada dasarnya menekan titik-titik akupunktur agar keseimbangan tubuh tetap terjaga. Umumnya Shiatsu digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pada punggung serta meredakan kekakuan otot. Selain itu, teknik ini juga dapat meringankan sakit akibat cidera, pembedahan dan juga sakit kepala.

  1. India

Teknik Pijat Tradisional selanjutnya berasal dari India. Teknik pijat ini dikenal dengan nama Ayurveda. Nama Ayurveda berasal dari dua suku kata yaitu Ayur dan Veda. Ayur artinya adalah kehidupan sedangkan veda adalah pengetahuan. Dalam teknik pijat ayurveda, komponen yang sangat mempengaruhi proses pemijatan adalah ramuan yang dipakai. Dimana teknik ini menggunakan minyak ramuan hangat untuk kemudian digosok pada tubuh. Pemijatan Ayurveda ini biasanya dilakukan oleh satu sampai dengan empat praktisi. Terdapat 107 bagian titik yang dirangsang melalui pemijatan dalam Ayurveda. Cara ini dilakukan untuk memperlancar siklus energi di dalam tubuh. Tingkat energi pada tubuh juga akan meningkat saat dipijat menggunakan teknik ini. Teknik Ayurveda sangat cocok bagi seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi, tingkat energi rendah, bermasalah dengan berat badan dan kualitas tidur yang tidak baik.

  1. Sydney

Teknik Pijat Tradisional selanjutnya adalah Refleksologi. Teknik ini banyak diterapkan oleh masyarakat Sydney karena mampu mengurangi masalah yang terjadi pada bagian tubuh. Teknik Refleksologi membagi zona-zona yang sekiranya berhubungan langsung dengan kaki, tangan dan telinga. Misalnya saja saat melakukan refleksologi pada jari tangan, maka jaringan ataupun organ lainnya yang ada dalam tubuh dan terhubung akan terangsang. Teknik pijatan ini sangat baik untuk mereka yang merasa stress, banyak pikiran, serta tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik.

  1. Indonesia

Teknik memijat masyarakat Indonesia sangatlah populer di kalangan masyarakat. Teknik pijat Indonesia menggunakan teknik urut. Teknik ini dilakukan dengan cara menekan telapak tangan serta ibu jari ke bagian tubuh dengan kuat. Dengan adanya penekanan tersebut, otot-otot yang tadinya tegang menjadi rileks. Maka tak heran jika orang yang sehabis di urut akan merasa bugar kembali. Dalam teknik ini, para praktisi menggunakan minyak kelapa. Hal ini dilakukan agar proses Teknik Pijat Tradisional Indonesia ini menjadi lebih mudah.

Author: