Efek Samping Dari Pijat Kesehatan Yang Salah

 Artikel

Efek Samping Dari Pijat Kesehatan Yang Salah

Pijat kesehatan dipercaya mampu memberikan manfaat yang baik dalam menjaga kesehatan tubuh, baik itu secara fisik atau pun emosional. Karena dengan pijatan, maka cedera yang terdapat pada anggota tubuh kemudian rasa stres dan juga cemas dapat dihilangkan dengan cukup mudah. Namun jika dilakukan tanpa aturan yang benar pijatan juga dapat menimbulkan beberapa efek berbahaya bagi kesehatan. Berikut ini adalah macam-macam efek samping dari pijat yang salah, diantaranya:

Efek Pijat Kesehatan Yang Salah

  • Rasa sakit.

Tehnik pijat kadang menimbulkan sakit pada bagian anggota tubuh yang dipijat bahkan hingga seharian penuh setalah proses pemijatantersebut dilakukan. Hal ini dikarenakan pijatan selalu menggunakan tehnik menekan, baik itu secara kuat atau bahkan lembut sekali pun. Tehnik dalam pijatan ini dilakukan agar luka atau pun jaringan otot yang tegang dapat diobati dengan baik, karena pijat seharusnya dilakukan dengan tidak menyakitkan.

  • Alergi.

Pijat umumnya dilakukan dengan menggunakan minyak aromaterapi, lotion atau bahkan minyak yang dikhususkan untuk memijat. Namun siapa sangka, beberapa bahan yang digunakan tersebut justru dapat menimbulkan alergi pada penggunanya. Karena itulah sebelum melakukan pemijatan akan lebih baik apabila Anda mencobanya terlebih dahulu dengan mengoleskan minyak tersebut pada bagian punggung tangan. Hal ini berguna untuk mengetahui reaksi tubuh terhadap alergi yang dimilikinya.

  • Gula darah rendah.

Pijat juga dipercaya mampu menurunkan tingkat gula dalam darah. Karena itulah para penderita diabetes sangat dianjurkan untuk memeriksakan tekanan darah yang dimilikinya setelah melakukan proses pemijatan. Karena itulah penderita diabetes juga dianjutkan untuk melakukan pijat dengan rutin dan memuat grafik untuk melihat kondisi gula darahnya.

  • Gumpalan darah.

Bagi mereka yang memiliki gumpalan darah dalam tubuh melakukan terapi pijat termasuk dalam hal yang berbahaya untuk dilakukan. Mengapa demikian? Karena dengan pijatan, maka gumpalan darah tersebut pun dapat beralih menuju bagian lainnya termasuk bagian jantung serta otak. Hingga banyak diantaranya yang menunjukan dampak berupa serangan jatung atau bahkan stroke.

  • Cidera.

Melakukan pemijatan dengan menggunakan terapis yang tidak profesional memang dapat menimbulkan luka selama proses perawatan berlangsung. Namun hal ini umumnya terjadi apabila orang yang melakukan pemijatan memang telah memiliki luka dasar atau bahkan bagian tubuh yang bermasalah. Cidera yang diakibatkan oleh terapis memang sangat jarang terjadi, karena umumnya untuk menjadi seorang terapis itu sendiri mereka harus memiliki lisensi sah terlebih dahulu, dan bagi Anda yang hendak dipijat berhak untuk melihat lisensi tersebut lebih dahulu.

  • Kerusakan bagian saraf.

Banyak diantaranya orang yang menyatakan bahwa pijat dapat menimbulkan kerusakan pada sistem saraf. Hal ini dapat terjadi meskipun kegiatan pijat jarang dilakukan. Seperti halnya yang diungkapkan oleh para peneliti dari Arezona May Clinik, mereka menyebutkan bahwa pijatan yang dilakukan dengan kekuatan kencang dan juga penekanan yang dalam dapat membuat kerusakan saraf khususnya pada bagian leher juga bahu. Hal ini juga dapat terjadi apabila terapis memberikan pijatan dengan tekanan yang dilakukan secara berlebihan. Itulah kiranya beberapa bentuk efek samping yang terjadi pada pijat kesehatan yang dilakukan dengan salah.

Author: